![]() |
| Website distrik pyramid kabupaten jayawijaya papua |
Gambaran Umum Distrik Pyramid Kabupaten Jayawijaya Propinsi Papua
Distrik Pyramid adalah salah satu distrik yang berada pada Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua yang di mekarkan dari Distrik Asologaima pada tahun 2010 secara resmi berdiri sebagai satu Distrik Definitif dan pada tanggal 20 Januari 2011 Kantor distrik Pyramid dapat diresmikan oleh Bupati Jayawijaya Jhon wempi Wetipo,SH. MH .Ibu Kota Distrik Pyramid terletak di Inenggibanak wilayah Kampung Yonggime.
DD
Distrik Pyramid membawahi 11 (seblas) Kampung yang
terdiri dari 10 Kampung definitif yang meliputi ;
1. Kampung Aboneri
2. Kampung Algonik
3. Kampung Balima
4. Kampung Beam
5. Kampung Gobalimo
6. Kampung Perabaga
7. Kampung Pyramid
8. Kampung yalinggume
9. Kampung Yonggime, dan
1. Kampung Aboneri
2. Kampung Algonik
3. Kampung Balima
4. Kampung Beam
5. Kampung Gobalimo
6. Kampung Perabaga
7. Kampung Pyramid
8. Kampung yalinggume
9. Kampung Yonggime, dan
10. Kampung Yumbun
Dan
1 kampung persiapan, yakni; Kampung Persiapan Pename , adapun jarak tempu dari Ibu kota Kabupaten ke distrik
kurang lebih 36 Km2 dengan luas wilayah 9Km2 X 15 Km2 Distrik Pyramid dapat dibatasi
oleh;
- Baagian Timur Berbatasan dengan Distrik Sillo Soekarno Doga,
- Bagian selatan berbatasan dengan distrik Asologaima,
- Sebelah Barat berbatasan dengan Distrik Beam Kab.Lanny Jaya, dan
- Batas sebelah utara berbatasan dengan distrik Bolakme,
![]() |
| Distrik Pyramid Kabupaten Jayawijaya |
Moyoritas Penduduk yang tersebar pada 11 kampung pada
umumnya bergerak disektor pertanian atau bermatapencaharian Petani dan masyarakat distrik pyramid terkategori
dalam suku Dani Barat dan sub Suku Penonggalo yang didalamnya terdiri dari beberapa Klen Suku yang meliputi;
1.
Klen Suku Wenda Tabuni Goribaga2. Klen Suku Wenda Tabuni Beam
3. Klen Suku Wenda Tabuni Erimbuk
4. Klen Suku Wenda Kilungga
5. Klen Suku Wanimbo Tabuni
6. Klen Suku Kilungga Ndikmbo (wandikmbo)
7. Klen Suku Komba Tabuni/Ngginiagalo
8. Klen Suku Komba Kolago, dan
9. Klen Suku Manu Tabuni.
Kepercayaan
yang diyakini oleh masyarakat Distrik Pyramid adalah adanya ALLAH Tri Tunggal dan Tuhan Yang Maha Esa serta memeluk Agama
Kristen Protestan dan terdiri dari beberapa Denominasi Gereja yakni; Gereja
Kemah injil Papua atau KINGMI Papua terdiri dari 19 Gereja, Gereja Kemah Injil
Indonesia (GKII) terdiri dari 10 Gereja ,
Gereja Baptis Papua terdiri dari 1 Gereja dan Gereja Rebaibol atau satu aliran dengan Denominasi gereja
Pantekosta dari Fasifik terdiri dari 2 Gereja.
Sarana Pendidikan Distri Pyramid Memiliki 6
Sekolah Dasaar (SD) dan 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta terdapat pula
lembaga Pendidian nonformal yakni, terdapat 3 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
atau PKBM, sarana Kesehatan terdapat satu PUSTU, 6 POLINDES, dan 2 Pos Obat.
Motto:
“ PYRAMID YANG PERNA DIWARISI OLEH “NENEK
MOYANG” ADALAH MILIK “ANAK CUCU” ORANG PYRAMID ”
MISI:
Melaksanakan Pembianaan dan Memperdayakan
secara Aktif,Inovatif,Evektif dan Menyenangkan.
VISI:
“BERPARTISIPASI, SEHAT ROHANI,SEHAT MENTAL dan BEKERJA KERAS MERAI
SUKSES”
Misionaris Di Irian Papua Wamena(Pyramid)
Kami juga tinggal dengan beberapa misionaris di Piramid yang
telah menghabiskan semua kehidupan dewasa mereka di Irian Jaya. mereka memiliki
cerita
Kami terisolasi dari seluruh dunia. Kami berada di daerah
dapat diakses hanya dengan pesawat atau panjang sepuluh hari berjalan kaki dari
pantai. Piramid duduk di bawah berbentuk gunung piramida dan memiliki landasan
pacu rumput yang dapat menampung pesawat Cessna dan Twin Otter. Namun kami
telah menawarkan tidak hanya perhotelan hangat tapi juga dari standar yang
ditemukan di Amerika Serikat.
Kemarin, kami diperlakukan untuk sambutan hangat, kopi segar
dan mandi air panas (mandi pertama dalam sembilan bulan). Kami diundang untuk
makan malam dan menikmati ikan tuna sandwich (baru dipanggang roti cokelat),
salad buah dan kue strawberry atasnya dengan nyata whipped cream. Kami hampir
tidak diharapkan akan hidup dalam kemewahan seperti itu! Ini telah mungkin
hidup yang paling nyaman di sembilan bulan perjalanan, di sini tinggi di
pegunungan tengah-tengah salah satu kebudayaan yang paling primitif di Bumi.
John dan Mary Hazelet adalah guru sekolah yang telah tinggal
di Sentani (Jayapura) selama delapan belas tahun dan sering tinggal di sini
doffing liburan mereka. Marge Rupp adalah seorang perawat yang menjalankan
serangkaian klinik di daerah. Biasanya ada dua keluarga lainnya yang tinggal di
sini, orang yang menjalankan sekolah Alkitab dan lain yang menyarankan gereja
kabupaten. Mereka semua terkejut melihat kami tarik ke Piramid dan syukur
berbagi rumah mereka dengan kami.
Kemarin malam kami duduk di sekitar perapian mendengarkan
beberapa cerita mereka telah terakumulasi selama terakhir dua puluh begitu
tahun (Marge sejak 1959). Ini adalah negara yang cukup liar. Dengan kombinasi
fasilitas medis, fasilitas pendidikan dan dakwah, mereka telah memenangkan hati
rakyat Dani. Mereka sekarang menjalankan sebuah sekolah Alkitab cukup
komprehensif yang menyediakan pendeta lokal untuk tiga puluh begitu gereja di
kabupaten. Dani sering menjadi misionaris bersemangat. Pagi ini kami bertemu
Pulepus, orang yang sangat unimposing, yang telah membawa Injil ke banyak desa
tdk mempan. Desa kami tinggal di dua malam yang lalu telah menerima Sunda
(seorang misionaris Amerika kami bertemu di Jayapura) dengan panah. Tapi
Pulepus sukarela dan pergi untuk tinggal di desa itu dan selama beberapa tahun,
meyakinkan orang-orang untuk menjadi Kristen. Adanya fasilitas pendidikan dan
kesehatan telah menjadi dorongan yang kuat untuk konversi. Secara khusus,
beberapa petugas medis Dani telah terjalin pengobatan barat dengan Kristen
sedemikian rupa sehingga sulit untuk membedakan obat dari doa. Bahkan saat ini,
obat hanya diresepkan jika seseorang memenuhi kondisi tertentu. Misalnya, obat
yang diberikan untuk cacing jika keluarga upgrade fasilitas sanitasi mereka.
Singkatnya, para misionaris telah membawa beberapa manfaat dari dunia modern
dengan Dani (pendidikan, obat-obatan dan beberapa keuntungan finansial batas)
cerdik dikemas untuk memasukkan filsafat agama mereka; jika Anda menginginkan barang
dan jasa saya, Anda harus percaya pada Tuhan.
Smb : Pyramid Gobalimo
![]() |
| Pengadilan Negeri Wamena |
Semua elemen " MASYARAKAT " dari Distrik Pyramid Kab.Jayawijaya Papua jangan memakan isu dan memprovokasi kemenangan kepada publik karena belum ada hasil putusan dari meja PENGADILAN tentang perolehan hak milik TANAH EX MISSIONARIS C&MA yang adalah aset "INJIL" di Pyramid, namun ada oknum yang berupaya bekerja untuk melegalitasi status tanah tersebut diupayakan oleh kepentingan sepihak masih dalam proses persidangan Pengadilan Negeri Wamena, walaupun demikian upaya yang akan dilakukan dan yang sudah disepakati oleh Masyarakat pemilik hak ulayat Tanah adalah tetap dibagi DUA / TIGA kalau KEMAH INJIL pecah menjadi 3 yakni; GKII, GKIP dan KINGMI.
Yesus Kristus Bukan Juru Selamat Umat Kristen Saja, Melainkan Seluruh Umat Manusia
![]() |
| Gusdur |
Hercules - Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal orang bukan hanya sebagai Presiden RI, tetapi seorang pendobrak sejarah di negeri ini.
Bagaimana tidak, di zaman kepemimpinannya Gus Dur berani meluruskan arti toleransi yang sebenarnya.
Toleransi antar umat beragama yang bukan sekedar slogan tapi tindakan nyata.
Terbukti, perayaan Imlek bagi umat Tionghoa dijadikan hari libur nasional di zaman kepemimpinan Gus Dur.
Bukan itu saja, pernyataan yang menunjukan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung toleransi yang tinggi antar umat beragama juga selalu dilontarkannya.
Jelang Natal 2015, sebuah foto Gus Dur lengkap dengan pernyataannya yang berkesan dishare netizen ke sosial media.
Postingan foto dan pernyataan Gus Dur tentang Natal diunggah oleh pemilik akun facebook Mochtar Marhum II, yang kemudian dibagikan oleh netizen lain.
Bagaimana tidak, di zaman kepemimpinannya Gus Dur berani meluruskan arti toleransi yang sebenarnya.
Toleransi antar umat beragama yang bukan sekedar slogan tapi tindakan nyata.
Terbukti, perayaan Imlek bagi umat Tionghoa dijadikan hari libur nasional di zaman kepemimpinan Gus Dur.
Bukan itu saja, pernyataan yang menunjukan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung toleransi yang tinggi antar umat beragama juga selalu dilontarkannya.
Jelang Natal 2015, sebuah foto Gus Dur lengkap dengan pernyataannya yang berkesan dishare netizen ke sosial media.
Postingan foto dan pernyataan Gus Dur tentang Natal diunggah oleh pemilik akun facebook Mochtar Marhum II, yang kemudian dibagikan oleh netizen lain.
Kalimat berkesan itu bunyinya: "Mestinya yang merayakan Natal bukan
hanya umat Kristen, melainkan juga umat Islam dan umat beragama lain,
bahkan seluruh umat manusia. Sebab Yesus Kristus atau Isa Al-Masih
adalah juruselamat seluruh umat manusia, bukan juru selamat umat Kristen
saja."
Kalimat ini dilontarkan Gus Dur saat membawakan Sambutan di acara perayaan Natal bersama umat Kristen 27 Desember 1999. (Facebook/Mochtar Marhum II)
Kalimat ini dilontarkan Gus Dur saat membawakan Sambutan di acara perayaan Natal bersama umat Kristen 27 Desember 1999. (Facebook/Mochtar Marhum II)
Sumber : Tribunnews.com
Warning :
Situs ini adalah situs percobaan dalam proyek Citizen Journalism yang dikembangkan oleh Perkumpulan Penonggalo Limbu. Seluruh isi situs ini berada dalam lisensi CC-BY-SA. Anda diperkenankan untuk BERBAGI (menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun)dan ADAPTASI (menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi iniuntuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial). Informasi dalam situs ini masih harus dikonfirmasi kepada pengelola situs di distrikpyramid@gmail.com (B.Michael Tabuni/Pengembang Proyek)










